Ayah Tiri Klarifikasi, Sebut Watak Bunga Kaku Dan Kerap Ingin Bunuh Diri Setelah Dilarang Pacaran
SIDOARJO (liputansidoarjo.com) –
RZ (43) Ayah tiri Bunga pelajar SMA yang mengaku mendapat perlakukan cabul dan kekerasan fisik, mengaku terkejut dan tidak menyangka dengan pengakuan anak tirinya di beberapa media online.

Dalam klarifikasi sebagai hak jawab dari pengakuan Bunga, RZ didampingi istrinya yang juga ibu kandung Bunga, menyesal dan prihatin atas cerita negatif yang sudah dilaporkan oleh anak tirinya itu.
Bahkan ibu kandung Bunga, beberapa kali menangis, melihat aksi nekad bunga yang menempuh jalur lapor polisi.
“Saya tidak menyangka dia nekad melaporkan ke polisi, padahal apa yang dituduhkan semuanya tidak benar,” ujar ibu kandung Bunga sambil menangis.
Menurut RZ soal video di kamar mandi, itu dilakukan atas sepengetahuan istrinya karena anak tirinya beberapa kali ingin mencoba bunuh diri di kamar mandi karena dilarang pacaran.
“Video itu sepengatahuan ibu kandungnya, dan itu kami lakukan karena kami takut dia coba bunuh diri di kamar mandi setelah kami lagang pacaran. Setelah kami pastikan tidak apa-apa. Video itu langsung kami hapus,” dalih RZ.
Soal sudutan rokok, RZ mengaku itu terkena karena tidak sengaja saat bunga bersikap sangat manja kepada dirinya.
“Anak ini kalau sama papanya (RZ) sukanya dipangku dan bersikap manja, saat itulah terkena rokok,” ujar ibu kandung Bunga sambil menangis.
Menurut RZ, anak tirinya itu memiliki sikap manja dan sering minta barang mewah serta pesta ultah di tempat mahal seperti di hotel.
Jika tidak dituruti maka ia akan marah-marah.
Apalagi, ketika dirinya dilarang berpacaran, maka sikap nekadnya akan keluar.
“Kita larang betul pacaran, karena sudah terjadi Sampek berciuman di kelas sama teman laki lakinya. Juga soal meraba raba, itu sama sekali tidak benar,” ungkap RZ.
Karenanya RZ memilih akan menempuh jalan mediasi di kantor polisi, ketimbang melaporkan balek anaknya dengan pendekatan nama baik.
Seperti diketahui sebelumnya, Bunga Gadis belia berparas cantik, diduga menjadi korban dari aksi kekerasan fisik dan pencabulan yang yang dilakukan oleh RZ (43 tahun) ayah tiri korban.
Berdasar penuturan korban di hadapan sejumlah awak media, pencabulan yang dilakukan pelaku, dengan meraba bagian vital korban dan memvideo korban saat mandi.
Tidak hanya itu, kekerasan dengan menyulut rokok di badan korban, juga kerap dilakukan pelaku saat sedang kesal.
Sebenarnya Mawar, ini sudah lama ikut Bude nya, setelah ibu kandungnya tidak bisa membiayai karena faktor ekonomi.
Namun setelah ibu kandungnya nikah dengan pelaku, pada tahun 2022, secara sepihak Mawar diambil paksa oleh Ibu kandung korban bersama Ayah tirinya.
Meski awalnya Bude Mawar keberatan, namun karena terus menerus dipaksa, akhirnya Mawar dikembalikan ke ibu kandungnya.
Peringai jahat pelaku (RZ) mulai muncul saat korban masuk ke bangku SMA pada tahun 2024.
Dimana setelah mawar terlihat mulai dewasa, sikap pelaku mulai berubah kepada Mawar.
Dengan sengaja, ia melakukan aksi pelecehan disertai pencabulan terhadap korban saat korban tidur sendirian dikamar.
Tak hanya itu,secara diam-diam RZ sengaja mem_video korban saat korban sedang mandi.
Saat ini korban sudah melaporkan perbuatan pelaku ke Polres Sidoarjo dengan didampingi oleh Peradi dan LPKAN Sidoarjo. (Abidin)

Average Rating