MPLS SMP Wijaya Sukodono Berjalan Sukses, Beri Wawasan Baru Dan Tekankan Anti Bullying

Read Time:1 Minute, 48 Second

SIDOARJO (liputansidoaejo.com)- Senyum, tawa, dan perasaan suka cita penuh haru, mewarnai pelaksaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Wijaya Sukodono.

Diawali pada Senin (13/7) dan berakhir pada Jum’at (17/7/2026), kegiatan yang digelar pada pukul 07.00 dan selesai dipukul 12.00 WIB, di isi berbagai kegiatan kependidikan, wawasan Wiyata Mandala, serta kegiatan yang bersifat kerukunan antar siswa.

Di tengah rasa penasaran dan sedikit gugup menghadapi lingkungan baru, para siswa baru ini disambut guru dan kakak-kakak Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang mengajak berkenalan hingga saling mengenal.

Suasana hangat itu menjadi awal perjalanan belajar yang memberi rasa aman sekaligus menyenangkan.

Pengalaman pertama di sekolah tersebut mencerminkan semangat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang terus didorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk membangun kepercayaan diri, menjalin pertemanan, dan mulai membentuk kebiasaan baik.

Yennis Fitriyan SE.M.PD kepala sekolah SMP Wijaya Sukodono menegaskan bahwa pembentukan karakter dimulai sejak hari pertama sekolah.

“Kita beri berbagai hal baru diawali dengan pengenalan lingkungan sekolahan, beribadah, berolahraga, makan bergizi, dan berbagai wawasan baru. Kami memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, tanpa perpeloncoan, tanpa bullying, dan tanpa kekerasan. Kami ingin membuktikan bahwa SMP Wijaya melaksanakan MPLS yang Ramah,” kata Yennis.

Masih menurut Yennis, suasana positif MPLS turut dibangun oleh para pengurus OSIS.

MPLS Ramah di SMP Wijaya Sukodono ini, menunjukkan bahwa hari pertama sekolah dapat menjadi pengalaman yang meninggalkan kesan positif.

“Kita juga menggelar sholat, Istiqosah, Dhuha dan Ngaji bersama,” terang Yennis lagi.

Melalui kolaborasi sekolah, guru, OSIS, orang tua, dan seluruh warga sekolah, Yennis menyatakan penyelenggaraan MPLS SMP Wijaya bebas dari perundungan, perpeloncoan, dan segala bentuk kekerasan sebagai fondasi tumbuhnya karakter Anak Indonesia Hebat sejak langkah pertama di sekolah.

Sementara itu Satrina Wagini SPd
Waka Kesiswaan SMP Wijaya menambahkan, penekanan pada anti bullying siswa di SMP Wijaya Sukodono, memang menjadi penekanan utama yang disampaikan kepada siswa baru.

Hal ini seiring dengan semangat kerukunan antar siswa, untuk mendukung pelaksaan sekolah yang baik dan berintegritas.

“Kita terapkan anti Bullying di SMP Wijaya, agar seluruh siswa bisa menjalin kerukunan dan pertemanan yang benar benar baik dan saling menghormati sesama teman,” tutupnya.(Abidin)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *