Tanda Tangan SPK, PT Jaya Kirana Sakti Siap Tuntaskan RS Sedati
SIDOARJO (liputansidoarjo.com)-
PT Jaya Kirana Sakti secara resmi menandatangani surat perintah kerja (SPK) dalam proyek lanjutan pembangunan rumah sakit type B Sedati, Kamis (18/6)2026).

Penandatangan SPK dilakukan Gilang Ramadhan Direktur PT Jaya Kirana Sakti, bersama Kadinkes Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes, disaksikan Bupati Sidoarjo H.Subandi dan pejabat teras Pemkab Sidoarjo.
Penandatangan SPK ini, juga dibarengi dengan penandatangan beberapa SPK untuk beberapa proyek lain di Dinas Pendidikan dan Proyek Bina marga.
Dalam penandatangan ini, bupati Sidoarjo H.Subandi berharap pekerjaan akan selesai sesuai kontrak kerja yang sudah disepakati.
“Rumah sakit Sedati sangat ditunggu masyarakat, karena itu saya harap benar benar sesuai progres,’ Tutur bupati.
Gilang Ramadhan direktur PT Jaya Kirana Sakti ditemui terpisah, mengaku siap melaksanakan pekerjaan yang sudah ditetapkan.
“Sesuai dengan kotrak kerja, kita akan tuntaskan,” tuturnya.
PT Jaya Kirana Sakti dalam lelang proyek rumah sakit Sedati ini, satu satunya perusahaan kontruksi yang memiliki persyaratan administrasi dan tekhnis paling lengkap selama tahapan seleksi.
Sehingga, ketika semua peserta gugur karena persyaratan tidak memenuhi, akhirnya ditetapkan sebagai pemenangan.
Dari nilai pagu sebesar Rp 47.505.588.206, PT Jaya Kirana Sakti berani turun hingga Rp 5 miliar menjadi Rp 42.829.954.638 dan kembali di tawar sebesar Rp 42.647.131.333.
Pelaksanaan tender semula diikuti 96 badan usaha berupa Perseroan Terbatas (PT) dan CV yang bergerak di bidang jasa konstruksi.
Pesertanya selain dari Sidoarjo, ada juga dari Surabaya maupun luar kota lainnya, termasuk Jakarta.
Namun dari jumlah itu, hanya 11 peserta berlanjut sampai tahap mengajukan penawaran harga.
Yang cukup menarik,–dalam penawaran harga atas pelaksaan proyek fisik ini sampai turun hingga 10 persen lebih dari pagu anggaran (Rp 47,5 miliar).
Itu dilakukan PT Chiko Karya Pratama yang menempati urutan pertama. Perusahaan jasa konstruksi asal Semarang ini mengajukan penawaran Rp 37,652 miliar, lalu disusul urutan kedua, PT Sultan Sukses Mandiri Jakarta mengajukan penawaran Rp 39.900 miliar, dan PT Lestari Asi Sejahtera Bekasi senilai Rp 40,002 miliar.
Sedangkan peserta lainnya, nilai penawarannya hampir semuanya di atas Rp 41 miliar, termasuk PT Yang Andalan Utama,–satu satunya peserta asal Sidoarjo yang mengajukan penawaran harga sebesar Rp 41.144 miliar. Lalu PT Permata Anugerah Yalasamudra Surabaya menawar Rp 41,355 miliar.
Dan akhirnya dimenangkan oleh PT Jaya Kirana Sakti.
Pembangunan rumah sakit Sedari ini, sebagai langka pemerataan pelayanan kesehatan ini semestinya sudah harus selesai pada 2025. (Abidin)

Average Rating