Derita Balita Jaidal Akmal, Alami Stunting Dan Baru Saja Ditinggal Sang Ibu Meninggal Dunia

Read Time:1 Minute, 43 Second

SIDOARJO (liputansidoarjo.com)-
Nasib kurang beruntung dialami Jaidal Akmal Husein, Balita dari Sukodono yang baru menginjak usia 6 bulan.

Bagaimana tidak, baru saja ditinggal Ester Apasari ibu kandungnya wafat seminggu kemarin, kondisi fisik balita ini ternyata masuk dalam kategori stunting, karena hanya memiliki berat badan 5 Kg an dari berat ideal 8 Kg.

Kondisi yang cukup memprihatinkan ini, mendapat respon dari H.Damroni Chudlori ketua komisi D DPRD Sidoarjo, yang melakukan sidak langsung bersama H.Sutadji anggota komisi D dari Fraksi PKB, Rabu (6/9/2026).

“Dengan pertumbuhan yang terlambat ini, kita lakukan kordinasi dengan instan tsierkait, agar ada penanganan cepat dan segera balita ini bisa tertangani dengan baik,” tutur Damroni saat menjenguk Jaidal Akmal di Puskesmas Sukodono.

Dari informasi awal, Jaidal ini sama sekali tidak pernah dibawa keluarganya ke Posyandu sejak bayi untuk mendapatkan imunisasi maupun pengecekan kesehatan.

Selain kondisi pertumbuhan yang tidak baik ini, ternyata kondisi ekonomi dari Soemarni sang nenek yang saat ini merawatnya terbilang juga memprihatinkan dan ruwet.

Ini diketahui, saat H.Damroni dan Abah Sutadji menyempatkan diri bertandang ke rumah Soemarni di Desa Cangkringsari Sukodono, yang ternyata statusnya masih numpang tinggal milik ponakannya.

Soemarni sendiri, ber KTP Karang Puri Wonoayu, namun juga tidak memiliki rumah tinggal pribadi.

Dan mseakin rumit persoalan yang dihadapi Soemarni, karena bantuan sosial dari kementerian sosial juga diblokir, akibat salah satu anaknya yang masih satu KK, ternyata terindikasi main Judol.

“Ini namanya sudah jatuh tertimpa tangga. Kuta sangat prihatin dengan kondisi keluarga ini. Namun yang utama, kita selamatkan dulu kondisi kesehatan dari balita Jaidal Akmal,” ujar Damroni lagi

Sementara itu Abah Sutadji yang turut mendampingi keruankomisi D, memberikan apresiasi kepada Puskesmas Sukodono serta pihak Kecamatan Sukodono beserta tim TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), yang bekerja cepat melakukan pendampingan.

“Dari informasi yang diterima, untuk BPJS dari Mbah Soemarni sudah diaktifkan oleh TKSK Sukodono. Sehingga bisa membantu proses pemulihan kesehatan dari Balita Jaidal. Nanti bertahap akan proses pecah KK untuk bapak Jaidal, sehingga bisa diproses berbagai Bansosnya,” terang Sutadji.

Dalam sidak ini juga hadir, Camat Sukodono Ineke Dwi Setyawati dan Kapuskesmas Sukodono dr.Prufiana MM. (Abidin)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *