Enam Ketua PAC PKB Kembali Terpilih, Sosok Baru Mendominasi
SIDOARJO (liputansidoarjo.com)- Enam ketua DPAC PKB kembali terpilih dalam Musancab yang digelar pada kurun waktu sepekan ini.

Setelah sebelumnya terpilih ketua DPAC Wonoayu, Tarik, Krian, Tanggulangin, prambon, serta ketua DPAC PKB Kecamatan Krembung, giliran wilayah Tulangan, Waru, Sukodono, Candi, Taman dan Sidoarjo kota juga sudah terpenuhi posisi ketua PAC masing-masing.
Dari keenam ketua terpilih ini, mayoritas didominasi wajah baru kecuali PAC Tulangan yang masih dipegang incumbent.
Dalam setiap sambutan pembukaan Musancab ketua DPW PKB Jawa Timur Prof. Dr. (H.C). Drs. H. A. HALIM ISKANDAR, M.Pd memberikan beberapa pesan penting pada pelaksanaan Musancab ini.
“Forum ini bukan sekedar seremonial, bukan sekedar moment pergeseran personel pengurus, bukan pula sekedar
pengisian struktur kepengurusan. Ini adalah konsolidasi kekuatan, menetapkan target pemenangan serta meluruskan arah perjuangan partai, untuk melipatgandakan kemenengan
berkemanfaatan yang berkelanjutan,” terang Halim Iskandar.
Karenanya Halim Iskandar mengajak seluruh peserta Musancab, untuk menjadikan forum ini sebagai ruang musyawarah yang penuh persaudaraan, penuh kedewasaan, dan
menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi.
Karena menurut Halim,tantangan politik akan semakin kompleks.
“Karena itu, kita tidak boleh hanya mempertahankan caracara lama yang sudah tidak relevan, tapi harus bekerja
dengan cara-cara baru yang lebih baik dan inovatif,” tuturnya.
Menurut Halim, ada empat empat agenda besar yang harus menjadi perhatian
seluruh jajaran PKB pasca Musancab ini.
Yakni memperkuat regenerasi kepemimpinan, Partai harus memberi ruang yang luas bagi kader-kader muda untuk tampil memimpin.
Generasi muda bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan investasi masa
depan PKB.
“Mereka harus dibimbing, diberi kesempatan, dan dipersiapkan menjadi pemimpin bangsa,” ujar Halim lagi.
Kepada personel DPAC yang terbentuk, Kakak dari ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar ini mengingatkan agar memegang teguh Empat Pilar Politik PKB.
Yakni Politik Kehadiran, Pastikan PKB selalu hadir di tengah
rakyat setiap saat, bukan hanya saat kampanye. Karena rakyat menganggap mereka yang datang lima tahun sekali sebagai “tamu”, sedang mereka yang hadir setiap waktu
adalah “keluarga”.
Politik Pelayanan: Jadikan struktur DPAC sebagai
institusi layanan publik yang membantu masyarakat, dari
urusan ibu melahirkan, orang sakit, akses pupuk bagi
petani, hingga pendampingan UMKM.
Politik Keteladanan: Kader PKB harus menjadi contoh di
masyarakat dengan sikap santun, jujur, dan berintegritas.
Jangan sombong, karena kepercayaan rakyat adalah
“udara” bagi hidup matinya partai kita.
Serta Politik Kepemimpinan: Tidak boleh hanya menjadi
pengikut arus. (Abidin)

Average Rating