Minim Publikasi, Kenapa Selter Posisi Sekda Dilakukan Senyap ?
SIDOARJO (liputansidoarjo.com)-
Seleksi Terbuka (Selter) pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026, disinyalir dilakukan secara senyap tanpa publikasi terbuka seperti biasanya.

Entah ada apa, yang jelas seleksi senyap ini menjadi sorotan karena memperebutkan lima posisi penting di instansi pemerintahan daerah.
Berdasarkan Pengumuman Nomor: 01/PANSEL-JPTP/KAB.SDA/2026 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Prof Dr Seger Handoyo proses pendaftaran dan penerimaan berkas administrasi telah dibuka mulai 23 September hingga 07 Oktober 2026 mendatang.
Dalam seleksi ini, ada lima kursi panas eselon II yang siap diisi oleh para pendaftar yang memenuhi kualifikasi.
Diantaranya Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan,
Sekretaris DPRD Kabupaten Sidoarjo serta Direktur Utama (Dirut) RSUD RT Notopuro Sidoarjo.
Khusus untuk posisi Dirut RSUD RT Notopuro Sidoarjo, panitia menetapkan syarat khusus yaitu pelamar wajib memiliki latar belakang pendidikan tenaga medis (Dokter atau Dokter Gigi).
Syarat Peserta tidak hanya berasal dari internal Pemkab Sidoarjo, tetapi juga terbuka bagi PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkab/Pemkot se-Jawa Timur, hingga kementerian/lembaga non-kementerian.
Ada beberapa kriteria utama pendaftar antara lain : memiliki kualifikasi pendidikan minimal Sarjana (S-1) atau D-IV, pengalaman kerja terkait minimal 5 tahun secara akumulatif, memiliki pangkat/golongan sekurang-kurangnya Pembina (IV/a), usia maksimal 56 tahun saat pelantikan, bebas dari sanksi disiplin tingkat sedang maupun berat serta tidak sedang dalam proses perkara pidana dan telah melaporkan LHKPN/LHKASN serta SPT Pajak Tahun 2025.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal https://asnkarier.bkn.go.id. Para pelamar juga diwajibkan menyusun makalah yang berfokus pada inovasi serta kreativitas pelayanan publik sesuai dengan tata kelola Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilamar.
Sedangkan rangkaian jadwal penting seleksi ini meliputi:
23 September – 07 Oktober 2026: Pendaftaran online & Seleksi Administrasi.
07 Oktober 2026: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi & Batas Akhir Penyerahan Makalah/PPT.
08 – 12 Oktober 2026: Penilaian Kompetensi Manajerial.
13 – 14 Oktober 2026: Presentasi Makalah & Wawancara Teknis.
20 Oktober 2026: Pengumuman 3 Terbaik per Jabatan.
21 Oktober 2026: Tes Kesehatan Jasmani, Rohani dan Bebas NAPZA.
Terakhir 22 Oktober 2026: Penentuan 1 kandidat terbaik oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK/Bupati) sebelum dilakukan penetapan dan pelantikan. (Abidin)

Average Rating