Rakyat Menggugat, Spanduk ‘Gibran Mundur’ Muncul Terpasang Di Depan Gedung DPRD

Read Time:1 Minute, 14 Second

SIDOARJO (liputansidoarjo.com)- Setelah putusan MK soal Polemik terkait ijazah Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka yang menyatakan tidak menemukan bukti dokumen meyakinkan terkait ijazah setara SMA, spanduk bernarasikan pemakzulan mulai bertebaran.

Pun begitu yang terjadi di Kabupaten Sidoarjo.

Entah dari aliansi masyarakat mana dan organisasi apa, namun terpantau ada tiga spanduk yang bertuliskan Rakyat Menggugat ‘Gibran Mundur’ terpasang di tiga lokasi berbeda di pusat kota.

Lokasi pertama, spanduk itu terpasang di sisi timur pintu keluar tol Sidoarjo disusul titik kedua di kawasan Gelora Delta tepatnya di sisi Utara bundaran tugu Adipura.

Sedangkan titik ketiga pemasangan spanduk itu, berada di depan gedung DPRD Sidoarjo sisi sebelah selatan.

Tentu saja, spanduk berwarna dasar hitam dengan tulisan merah ini, mengundang penasaran warga yang kebetulan berolahraga maupun jalan sehat di alun-alun.

Beberapa jukir alun-alun yang ditanya seputar pemasangan spanduk ini, mengaku tidak tahu pasti siapa yang memasangnya.

Karena spanduk ini sudah terpasang sejak Selasa subuh.

“Saya jaga parkir spanduknya sudah ada,” tutur salah salah satu jukir yang mangkal di barat alun-alun.

Seperti diketahui Spanduk Tuntutan Pemakzulan yang dipasang oleh kubu Pro-Gugatan, bertebaran di kota kota besar di Indonesia.
Seperti Aksi di Depan DPR RI, Kelompok masyarakat, termasuk kelompok ibu-ibu, membentangkan spanduk raksasa di depan Gedung DPR RI..

Mereka menggunakan temuan sidang MK sebagai dasar untuk mendesak DPR RI agar segera memproses pemakzulan Gibran Rakabuming Raka.

Mereka juga membuka posko penggalangan tanda tangan petisi serta posko aduan dugaan ijazah palsu di lokasi tersebut. (Abidin)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *