UKK Tahap Pertama Siap Digelar, Abah Usman : Bismillah Mohon Doa Restunya

Read Time:2 Minute, 15 Second

SIDOARJO (liputansidoarjo.com)-
DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur, sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di 38 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua gelombang.

Pelaksanaan Muscab gelombang pertama digelar pada 28–29 Maret 2026, sementara gelombang kedua berlangsung pada 4–5 April 2026.

Sekretaris DPW PKB Jatim Multazamudz Dzikri mengatakan bahwa event lima tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi PKB Jatim dalam memperkuat struktur kepengurusan di tingkat cabang, kaderisasi hingga sekaligus menyusun strategi politik ke depan.

“Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya serta merumuskan program kerja yang lebih progresif ke depan,” kata Multazam.

Anggota DPRD Jatim ini mengatakan, agenda muscab juga menjadi ajang penjaringan bakal calon ketua DPC.

Dalam proses tersebut, PKB memiliki mekanisme tersendiri, yakni melalui penjaringan yang dilakukan oleh Tim 7.

“Pada prinsipnya musyawarah, ada pemetaan di awal, terus kemudian memberikan kesempatan dan ruang kepada peserta untuk mengusulkan calon yang kemudian nanti akan diuji mengikuti fit and proper test,” jelasnya.

Calon Ketua DPC Akan Mengikuti UKK

Mantan aktivis PMII ini menjelaskan bahwa nama-nama bakal calon ketua DPC yang diperoleh dalam forum Muscab akan kembali disaring melalui tahapan lanjutan, yakni Uji Kompetensi dan Kelayakan (UKK) atau fit and proper test.

Pada tahapan ini, DPW PKB Jatim menggandeng pihak ketiga yang profesional guna memastikan terpilihnya calon ketua DPC yang ideal.

DPW PKB Jatim resmi bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang, untuk melaksanakan UKK tahap pertama yang dijadwalkan berlangsung pada 10–11 April.

Multazam mengatakan bahwa proses UKK terbagi menjadi dua tahapan besar. Tahap pertama difokuskan pada aspek psikologis calon pemimpin.

“Tahap pertama ini kami bekerja sama dengan tenaga profesional dari Fakultas Psikologi UM untuk pelaksanaan psikotes. Meskipun seluruh kewenangan akhir ada di tangan DPP PKB, namun untuk teknis pelaksanaan psikotes diamanatkan kepada DPW PKB Jatim,” ujarnya.

Setelah menyelesaikan psikotes di tahap pertama, para peserta yang dinyatakan memenuhi kriteria akan melanjutkan ke UKK tahap kedua yang bersifat lebih mendalam, terutama terkait visi, misi, serta loyalitas terhadap partai.

Pria asal Lekok Pasurusan ini menegaskan bahwa tidak semua nama yang muncul dalam Muscab otomatis dapat mengikuti tahapan UKK.

Proses seleksi dilakukan secara ketat sesuai mekanisme internal partai.

“Penting untuk dipahami bahwa yang diundang untuk mengikuti UKK tahap satu dan tahap dua ini hanyalah mereka yang sudah berstatus sebagai calon ketua DPC. Jadi, ada kemungkinan bakal calon yang muncul saat Muscab, tidak berhasil lolos menjadi calon ketua DPC setelah melalui tahap pengkajian struktur,” tuturnya.

Sementara itu H.Usman M.Kes salah satu Bacalon ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo, menyatakan siap mengikuti UKK tahap pertama yang digelar oleh DPW PKB Jawa Timur.

Sembari tetap mengharapkan doa restu kepada seluruh kader PKB di Sidoarjo.

“Bismillah, mohon doa restunya,” tutur Abah Usman. (Abidin)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *