Cak Idham Ketua FKUB Launching Buku “Merajut Kerukunan Umat Beragama”

Read Time:1 Minute, 27 Second

SIDOARJO (liputansidoarjo.com)- Ketua FKUB Sidoarjo Idham Kholiq S.Sos, tuntas membuat buku berjudul “Merajut Kerukunan – Pendekatan Kolaboratif Dalam Tata Kelola Umat Beragama”.

Buku setebal 308 halaman itu, digarap mulai Bulan Januari-Juli 2025.

Dengan peluncuran buku ‘Merajut Kerukunan’ Ketua FKUB Sidoarjo M. Idham Kholiq juga berharap hubungan antar umat beragama tercipta makin harmonis.

Idham Kholiq menjelaskan kalau dokumen dan data-data, baik data skunder maupun wawancara langsung tentang kehidupan kerukunan umat beragama di Sidoarjo, mulai dihimpun sejak 2017 – 2022.

Karena dalam kurun waktu itu telah terjadi perubahan mendasar paradigma tata kelola FKUB Sidoarjo dari model “biasa-biasa saja” menjadi model pendekatan kolaboratif dengan pertisipasi umat beragama dalam berbagai aktifitas di FKUB.

Perubahan pendekatan kolaboratif ini terbukti berhasil membawa FKUB berkembang luar biasa dalam tata kelola umat beragama. Seperti meningkatnya peran partisipasi umat beragama, interaksi yang makin inklusif anyar umat beragama, kerjasama antar umat beragama.

“Bahkan pengetahuan tentang strategi peliharaan kerukunan umat beragama serta penyelesaian konflik antar umat beragama,” jelas Cak Idham.

Menurutnya, tujuan penulisan buku ini adalah untuk  mendesiminasikan model pendekatan tata kelola umat beragama yang lebih kolaboratif, dimana Sidoarjo berhasil melakukan nya.

Selain itu, melalui buku ini penulis bermaksud menyebarkan pengalaman dan pengetahuan tata kelola umat beragama ini bagi masyarakat lebih luas, khususnya FKUB lainnya.

“Meskipun lokus kajian nya di Kabupaten Sidoarjo, namun dengan model pendekatan teoritik bisa dijadikan referensi dengan kontekstualisasi daerah masing-masing tentang kerukunan umat beragama,” katanya.

Harapan ke depan, buku ini juga bisa menjadi pendekatan yang lebih operasional tentang peran FKUB dalam implementasi kebijakan pemeliharaan kerukunan umat beragama di daerah.  “Selama ini peran-peran pemeliharaan kerukunan masih mengalami “kehampaan” pendekatan yang bisa dioperasionalkan,” ungkapnya.

“Agar bisa memahami lebih lengkap silahkan baca dan dapatkan bukunya Merajut Kerukunan,“  ujar Gus Idham. (Abidin)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *