Seratus Lebih KDMP Belum Terbentuk, Pemkab Sidoarjo Dinilai Kurang Greget
SIDOARJO (liputansidoarjo.com)-
Masih belum maksimalnya pembentukan koperasi desa merah putih (KDMP) di Kabupaten Sidoarjo, menjadi perhatian serius Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo.

Pasalnya dari 346 Desa / kelurahan se Sidoarjo, masih sebanyak 154 desa kelurahan yang belum memiliki koperasi merah putih akibat terkendala lahan.
Sedangkan yang lain, meskipun KDMP sudah berdiri, tapi belum beroperasi secara maksimal.
M.Kayan SH wakil ketua DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra menegaskan, dengan masih banyaknya KDMP yang belum terbentuk ini, hendaknya disikapi serius oleh Pemkab Sidoarjo dengan langkah strategis dan cepat.
Salah satunya, dengan mempermudah perijinan penggunaan lahan milik Pemkab yang ada di Desa untuk bisa digunakan untuk berdirinya koperasi merah putih.
“Langkah cepat memang harus segera dilakukan Pemkab Sidoarjo, mengingat masih ada ratusan desa yang belum membentuk KDMP ini. Ya salah satunya dengan percepatan perijinan penggunaan lahan milik aset Pemkab,” jelas Kayan.
Kayan menilai, saat ini terlihat greget Pemkab Sidoarjo memang belum tampak.
Bahkan, sebabrnya sudah ada tanah aset Pemda yang dimohon desa untuk berdirinya KDMP, tapi belum juga dijawab dengan cepat.
“Fraksi Gerindra terus mendorong akan Pemkab mempercepat aksinya dalam mendukung program KDMP ini,” tukasnya.
Seperti diketahi, pembangunan ratusan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sidoarjo masih menghadapi tantangan.
Dari total rencana 346 koperasi, sebanyak 154 unit hingga kini belum bisa dibangun akibat ketiadaan lahan.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Sidoarjo Edi Kurniadi mengungkapkan, kendala utama berasal dari keterbatasan lahan yang dapat digunakan.
Terlebih, banyak wilayah yang masuk kategori Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), sehingga tidak bisa dialihfungsikan.
“Terhadap yang tidak punya lahan, diupayakan untuk mendapatkan lahan dengan mencari lahan milik pemerintah seperti sekolah atau puskesmas atau fasilitas pemerintah lainnya yang tidak terpakai untuk dimanfaatkan,” jelasnya seperti dilansir rdr.
Selain itu, koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga terus dilakukan guna mempercepat realisasi pembangunan KDMP di wilayah yang masih terkendala.
Meski masih menghadapi hambatan, Pemkab Sidoarjo tetap menargetkan seluruh KDMP dapat memiliki gerai pada tahun 2026.
Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Target semua KDMP punya gerai,” tegasnya. (Abidin)

Average Rating