Tembok Dibongkar Paksa, Wabup Murka Sebut Petugas Arogan

Read Time:1 Minute, 52 Second

SIDOARJO (liputansidoarjo.com)-
Polemik akses di Perumahan Mutiara Regency, Sidoarjo, akhirnya berujung pada pembongkaran pagar tembok yang selama ini menjadi pembatas kawasan perumahan tersebut.

Pembongkaran dilakukan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo, Kamis (29/1/2026).

Di lokasi, ratusan personel Satpol PP tampak dikerahkan dengan pengawalan ketat.

Petugas juga membawa alat berat untuk merobohkan pagar tembok yang menjadi bagian dari sistem satu pintu (one gate system) perumahan tersebut.

Sejumlah warga sempat berusaha menolak pembongkaran.

Mereka mempertahankan pagar karena menganggap tembok tersebut merupakan bagian dari konsep awal perumahan.

Namun, upaya warga tidak mampu menghentikan proses pembongkaran karena banyaknya petugas yang berjaga.

Situasi sempat memanas ketika warga menyampaikan protes kepada petugas.

Meski terjadi ketegangan, pembongkaran tetap berlangsung hingga pagar tembok akses tersebut roboh.

Salah satu warga, Nining, mengaku kecewa dengan keputusan pembongkaran tersebut.

Ia menyebut, warga sudah lama tinggal dengan sistem satu pintu yang menjadi ciri utama Perumahan Mutiara Regency.

“Kami sudah tinggal di perumahan ini selama 22 tahun. Dari awal konsepnya memang one gate. Kami beli rumah di sini karena sistemnya satu pintu, jadi lebih aman dan tertutup,” ujar Nining di lokasi, Kamis (29/1/2026)

Menurut dia, dibukanya akses tersebut membuat karakter perumahan berubah dan tidak lagi sesuai dengan konsep awal saat dipasarkan kepada warga.

“Kalau pagar ini dibuka, ini bukan lagi perumahan one gate. Kami merasa kecewa karena tidak ada kesepakatan dengan warga. Tiba-tiba dibongkar seperti ini,” katanya.

Warga juga menilai tindakan pembongkaran dilakukan secara sepihak. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi dialog lanjutan agar ada solusi yang mempertimbangkan kepentingan penghuni lama maupun akses lingkungan sekitar.

Dalam aksi pembongkaran ini, sejumlah warga mengalami luka hingga ada yang di bawa ke rumah sakit delta Surya.

Wabup turun ke lokasi

Aksi pembongkaran ini mematik reaksi dari wakil Bupati hj Mimik Idayana.

Wabup yang mendengar ad akorban dari ibu-ibu, langsung meluncur ke rumah sakit untuk melihat secara langsung kondisi korban.

Selanjutnya Wabup bergegas menuju lokasi pembongkaran untuk melakukan dialog dengan warga.

“Saya sayangkan sikapnarogansi dadi petugas, sehingga menimbulkan korban dari warga,” ujar Wabup.

Di lokasi, Wabup juga terlihat menenangkan warga yang masih trauma.

“Kita akan cari solusi agar warga perumahan Mutiara Regency tetap aman dan nyaman. Nanti saya juga akan panggil Satpol PP untuk klarifikasi,” ujar Wabup. (Abidin)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *