Ketua Komisi B Apresiasi Kenaikan PAD 2025, Minta Kajian Mendalam Untuk Penerimaan Retribusi

Read Time:1 Minute, 59 Second

SIDOARJO (liputansidoarjo.com)-
Target Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sidoarjo, memenuhi ekspektasi dari target yang dipatok antara Banggar DPRD Sidoarjo dan Timgar Pemkab Sidoarjo.

Bambang Pujianto S.Sos. M.Si

Di akhir tahun 2025 kemarin, Pendapatan Daerah sebesar Rp 5,452,656,668,769.00
, terealisasi menjadi Rp 5,460,219,276,846.34
atau plus sebesar Rp 7,562,608,077.34, yang jika target dipresentasikan terpenuhi sebesar 100.14 41 persen.

Sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari patok an target sebesar Rp
2,691,396,942,109.00 terealisasi sebesar Rp 2,721,047,393,655.34
, atau plus sebesar Rp 29,650,451,546.34, atau 101.1 persen

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo Bambang Pudjianto mengatakan dari target yang sudah ditetapkan sekitar Rp 2,6 triliun untuk PAD di akhir tahun 2025, memang sesuai harapan, mekipun sebenarnya komisi B waktu pembahasan bisa mematok angka lebih tinggi lagi.

“Kita yakin angkanya biasa diatas itu, namun karena sudah disepakati, maka targetnya memang sudah bagus terlampaui,” ujar Bambang

masih menurut Bambang Pujianto, komisi B yang membidangi ekonomi dan keuangan ini, memang terus memantau dan mengawal agar pundi-pundi PAD yang sudah ditetapkan pencapaian terealisasi sesuai dengan yang diharapkan.

“Dan memang sesuai harapan kita,” jelas Bambang lagi

Optimisme capaian PAD sesuai target ini juga mendasari dari beberapa PAD yang sudah terealisasi mencapai target.

Seperti untuk pajak reklame dari target Rp 20,100,000,000.00, sampai akhir Desember 2025, masuk sebesar Rp
23,347,491,952.00, atau plus Rp 3,247,491,952.00.

Begitu juga dengan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) dari target Rp
290,000,000,000.00
, realisasi Rp 303,909,394,386.00, atau plus Rp 13,909,394,386.00
atau sudah mencapai 104.8 persen.

Namun kenaikan pendapatan diatas , tidak dibarengi retribusi yang ternyata mengalami penurunan.

Untuk Retribusi Daerah
dari Target Rp 899,169,421,000.00, hanya mendapatkan Rp 853,977,295,811.03, atau minus Rp 45,192,125,188.97.

“Perlu adanya kajain mendalam untuk Retribusi ini, agar tidak berimbas pada turunnya pendapatan daerah,” ulasnya.

Namun dari berbagai pencapaian target ini, Bambang menyatakan tetap berimbas pada angka kenaikan Silpa di tahun akhir tahun 2025.

Pasalnya , Silpa pada tahun 2025, mencapai angka Rp 667 Miliar lebih.

Angka ini, mengalami kenaikan dari angka Silpa tahun 2024, yang waktu itu dipenutupan akhir tahun, Silpa mencapai Rp 642 Miliar lebih. (Abidin)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *